• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Analisis

Bahaya Gaya Nyetir Zig-Zag dalam Bisnis

(Dari Angka ke Arah Bagian 2)

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
06/11/2025
pada Analisis
A A
0
zig-zag
0
Dibagikan
26
Dilihat

Dalam bagian sebelumnya, kita sudah membahas bahwa angka target yang tercapai belum tentu menandakan pertumbuhan yang sehat. Karena angka tidak bicara sendirian namun pola pencapaianlah yang menentukan kualitas bisnis ke depan.

Sekarang kita akan masuk ke contoh nyata pola zig-zag dari Skenario A: bagaimana sebuah bisnis terlihat sukses secara angka, tapi ternyata menyimpan risiko besar dalam ritme pencapaiannya.  

“Naik 40%, turun 30%, lalu naik lagi 60%. Kalau grafik penjualan Anda seperti detak jantung tidak beraturan, itu bukan pertumbuhan, itu sinyal darurat.” – Piawai Bisnis 

 

Kasus Target Tercapai, Tapi Naik-Turun 

Bayangkan bisnis Anda menargetkan penjualan sebesar 5.000 unit per bulan, dengan total target tahunan 60.000 unit. Hasil akhir tahun menunjukkan angka 64.000 unit terjual berarti mencapai 107% dari target. 

Hebat? Sekilas, iya. 

Tapi mari kita perhatikan pola bulanannya  

Tabel 1. Data Penjualan Skenario A 

Grafik bulanan menunjukkan pola yang naik-turun ekstrem, seperti grafik ECG (Electrocardiogram). Dari Januari sampai Desember, tidak ada stabilitas. Ada bulan yang sangat rendah, ada yang sangat tinggi, lalu turun lagi. 

Baca Artikel Dari Angka ke Arah (Bagian Satu) :
Jangan Tertipu Angka Target.

 

Apa Masalahnya? 

Secara kasat mata, target tahunan tercapai, yakni di angka 107%. Tapi kalau kita perhatikan lebih dalam, ada beberapa masalah besar dari pola zig-zag ini: 

1. Energi Operasional Boros 

Pola naik-turun ini sering berarti tim bekerja keras secara tidak efisien. Ada bulan di mana mereka harus “ngebut” dengan promosi, lembur, diskon, bahkan push stok ke outlet. 

2. Cashflow Tidak Stabil 

Bulan tinggi menghasilkan uang, bulan rendah bisa bikin arus kas macet. Tanpa stabilitas, bisnis tidak bisa membuat rencana jangka panjang. 

3. Stok & Produksi Tidak Terkelola 

Naik-turun penjualan membuat produksi tidak bisa direncanakan dengan baik. Gudang bisa kelebihan stok di satu waktu dan kehabisan di waktu lain. 

4. Salah Ambil Keputusan Strategis 

Pencapaian yang terlihat sukses bisa membuat pemilik bisnis terlena. Mereka tidak menyadari bahwa pertumbuhan ini tidak berkelanjutan. 

 

Visualisasi Pola Zig-Zag 

Garis target bulanan: lurus dan datar (misalnya di angka 5.000) 

Garis realisasi bulanan: naik-turun seperti roller coaster. 

 

Pencapaian tahunan memang terlihat “menyentuh” garis target. Tapi di bulan-bulan awal dan tengah, jaraknya terlalu jauh. 

Ini seperti naik mobil ke kota tujuan kadang kecepatan 20 km/jam, kadang 160 km/jam, lalu berhenti total. Bisa sampai? Bisa. Tapi sopirnya tepar. 

 

Bahaya untuk Tahun Berikutnya 

Pola kerja zig-zag tidak bisa diulang terus-menerus. Cepat atau lambat: 

  • Tim akan burnout 
  • Pelanggan akan jenuh dengan promo-promo dadakan 
  • Pasar akan mulai meragukan kestabilan layanan 
  • Perusahaan tidak siap menghadapi pertumbuhan skala lebih besar.

Yang lebih serius proyeksi ke tahun berikutnya menurun.  

Jika kita tarik garis tren (dengan metode 3-month moving average), terlihat potensi penurunan performa di kuartal pertama tahun berikutnya. Artinya, bisnis tidak sedang tumbuh hanya sedang mengulang pola survival. 

Kenapa Ini Bisa Terjadi? 

  • KPI hanya berbasis bulanan, tanpa akumulasi tahunan 
  • Tidak ada pembacaan tren atau visualisasi data 
  • Keputusan hanya berdasar laporan Excel, bukan insight 
  • Tim hanya diminta kerja keras, bukan kerja strategis 

 

Simpulan Kunci dari Skenario A 

Aspek  Kondisi 
Total penjualan  107% dari target 
Pola pencapaian  Fluktuatif tajam (zig-zag) 
Beban operasional  Tinggi, tidak stabil 
Proyeksi ke depan  Menurun, berisiko stagnan 
Kualitas pertumbuhan  Lemah, tidak berkelanjutan 

 

Apa yang Harus Dilakukan? 

Jika pola seperti ini Anda alami, maka langkah awalnya bukan panik tetapi baca data dengan pola baru. Jangan hanya lihat angka “akhir tahun”, tapi pahami ritme tiap bulan. Gunakan grafik, trendline, moving average bahkan hanya dengan Google Sheet, ini bisa dilakukan. 

Dan yang paling penting  jangan buru-buru mengambil kesimpulan. Bandingkan dulu dengan Skenario B yang akan kita bahas di bagian berikutnya. 

 

Sebelum Lanjut ke Bagian 3… 

 

Renungkan kondisi bisnis Anda saat ini: 

  • Apakah penjualan Anda naik-turun ekstrem? 
  • Apakah Anda dan tim harus bekerja keras “mengakali” penjualan di bulan-bulan tertentu? 
  • Apakah pola ini bisa Anda pertahankan dua tahun lagi? 

Jika jawabannya tidak, maka sudah saatnya mulai membangun pola pertumbuhan yang sehat dan konsisten. 

. . . .

Di Bagian 3:  

“Stabil dan Bertumbuh: Cara Mencapai Target Tanpa Drama” 

 . . . .

Kita akan melihat contoh lain ” Skenario B” dengan hasil yang sama secara total, tapi dicapai dengan cara berbeda, lebih ringan, lebih strategis, dan lebih siap untuk tumbuh besar. 

 

 -SCU & MRP-

Tags: #strategi
Sebelumnya

Bisnis Hanya Tumbuh Sejauh Pemiliknya Mau Bertumbuh

Selanjutnya

Stabil dan Bertumbuh, Cara Mencapai Target Tanpa Drama.

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Membaca Ulang Angka Fore Coffee dan Masa Depan Rebound-nya.

fore
oleh Piawai Bisnis
14/11/2025
0

Di dunia bisnis, angka tidak pernah berdiri sendiri. Ia bisa menjadi cermin yang jujur, atau bayangan yang menyesatkan. Ketika Bloomberg Technoz...

SelengkapnyaDetails

Target Bukan Segalanya: Kunci Bisnis Bertumbuh Ada di Pola nya

pola
oleh Piawai Bisnis
14/11/2025
0

Setelah lima bagian sebelumnya membahas dari berbagai sudut dari konvensional hingga profesional, dari grafik pola zig-zag hingga tren stabil, dari...

SelengkapnyaDetails

Simple Analysis: Cara Pengelola Bisnis Membaca Laporan Dalam 3 Menit

simple analysis
oleh Piawai Bisnis
13/11/2025
0

Di balik strategi pertumbuhan yang sehat, ada satu kemampuan penting yang perlu dimiliki seorang pemimpin bisnis, yakni kemampuan membaca dan...

SelengkapnyaDetails

Cara Pengelola Bisnis Membaca Data Secara Profesional

membaca data profesional
oleh Piawai Bisnis
10/11/2025
0

Sebagian besar laporan penjualan berhenti pada tabel angka dan persentase pencapaian. Tetapi bagi seorang pengelola bisnis yang memimpin arah bisnis, itu belum cukup. Pengelola...

SelengkapnyaDetails

Stabil dan Bertumbuh, Cara Mencapai Target Tanpa Drama.

bertumbuh
oleh Piawai Bisnis
07/11/2025
0

Pada bagian sebelumnya, kita membahas Skenario A, penjualan terlihat tinggi tapi dicapai dengan cara zig-zag naik turun ekstrim setiap bulan. Hasilnya target tercapai, tapi...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?