• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Insight

Etika Bisnis Sudah Gak Penting Lagi. 

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
14/09/2025
pada Insight
A A
0
Etika Bisnis

Hands passing money under the table corruption and bribery

0
Dibagikan
10
Dilihat

Dalam era bisnis modern yang serba cepat dan kompetitif, muncul pertanyaan: “apakah etika bisnis masih relevan?” Beberapa pihak berpendapat bahwa mengejar keuntungan dan pertumbuhan bisnis lebih penting daripada mempertimbangkan aspek moral dan etika. Namun, benarkah business ethic sudah tidak lagi memiliki peran signifikan dalam dunia usaha saat ini?  

Cara Pandang Baru dalam Dunia Bisnis
Seiring berkembangnya teknologi dan globalisasi, banyak perusahaan yang lebih fokus pada efisiensi dan profitabilitas. Persaingan ketat sering kali membuat perusahaan mengambil jalan pintas, seperti mengabaikan kesejahteraan karyawan, melakukan praktik pemasaran yang menyesatkan, atau bahkan melanggar hukum demi keuntungan instan. Hal ini membuat beberapa orang beranggapan bahwa business ethics sudah bukan lagi prioritas utama.  

Namun, di sisi lain, konsumen dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan. Skandal bisnis yang melibatkan praktik tidak etis sering kali berujung pada boikot dan kehilangan kepercayaan publik. Hal ini membuktikan bahwa meskipun terlihat tidak penting, etika bisnis tetap memiliki dampak besar terhadap keberlanjutan perusahaan. 

Meskipun tampaknya banyak perusahaan yang lebih mengutamakan keuntungan daripada etika, pada kenyataannya, etika bisnis masih memainkan peran penting dalam kesuksesan jangka panjang. Perusahaan yang berfokus pada tanggung jawab sosial, transparansi, dan kejujuran cenderung bertahan lebih lama dan lebih dihormati oleh pelanggan serta mitra bisnis.

Dampak mengabaikan Etika Bisnis 

Jika perusahaan benar-benar mengabaikan etika bisnis, beberapa konsekuensi berikut dapat terjadi :  

  1. Kehilangan Kepercayaan Konsumen : Pelanggan lebih cenderung membeli dari merek yang mereka percayai. Jika perusahaan terlibat dalam skandal atau praktik tidak etis, mereka dapat kehilangan pelanggan setia.
  2. Masalah Hukum dan Regulasi : Banyak negara semakin memperketat regulasi bisnis. Mengabaikan hukum dan etika bisa berujung pada denda besar, tuntutan hukum, bahkan kebangkrutan.
  3. Dampak Negatif pada Karyawan : Lingkungan kerja yang tidak etis bisa menyebabkan tingkat pergantian karyawan yang tinggi, menurunkan produktivitas, dan menciptakan ketidakpuasan di tempat kerja.
  4. Reputasi yang Sulit dipulihkan : Reputasi buruk akibat praktik bisnis yang tidak etis bisa bertahan lama dan sulit diperbaiki, bahkan setelah perusahaan berusaha memperbaiki citranya. 

Etika bisnis mungkin terlihat ‘gak penting lagi’ bagi sebagian orang, tetapi kenyataannya, perusahaan yang mengabaikan ethic sering kali menghadapi lebih banyak masalah daripada manfaat. Pada akhirnya, bisnis yang berlandaskan ethic tetap memiliki keunggulan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. 

Bagaimana menurut anda? 

-SCU & MRP-

Tags: #leadership
Sebelumnya

Investor Mundur Bukan Karena Angka, Tapi Karena Hal yang Tak Terlihat

Selanjutnya

Strategi Membangun Bisnis yang Tumbuh dan Berkembang.

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Kenapa Paragon Begitu Kuat dalam People Development.

paragon
oleh Piawai Bisnis
27/11/2025
0

Di balik produk-produk yang akrab di meja rias jutaan perempuan Indonesia seperti Wardah, Emina, dan Make Over ada satu kekuatan yang jarang dibicarakan...

SelengkapnyaDetails

Ketika Pengusaha Lupa Menekan Tombol On/Off.

tombol on off
oleh Piawai Bisnis
26/11/2025
0

Pada fase awal, pengusaha sering menjadi segalanya sekaligus: pendiri, penggerak lapangan, pemasar, sekaligus direktur. Semua berjalan karena fokusnya satu dan...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Hanya Tumbuh Sejauh Pemiliknya Mau Bertumbuh

pemiliknya bertumbuh
oleh Piawai Bisnis
05/11/2025
0

Ada satu kalimat yang mungkin terdengar sederhana, tapi menampar banyak pelaku usaha bisnis hanya tumbuh sejauh pemiliknya mau bertumbuh. Kalimat ini mudah...

SelengkapnyaDetails

Dilusi Saham. Ketika Kepemilikan Founder Menyusut Demi Pertumbuhan

dilusi saham
oleh Piawai Bisnis
30/10/2025
0

Dalam dunia bisnis, terutama di tahap-tahap awal pertumbuhan, ada satu momen yang sering membuat para founder terkejut, saat menyadari bahwa...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Itu Maraton, Bukan Sprint

bisnis maraton
oleh Piawai Bisnis
27/10/2025
0

“Dalam bisnis, bukan yang paling cepat yang bertahan, tapi yang paling mampu menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketepatan langkah.” -...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?