• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Insight

Ilusi Pertumbuhan: Membongkar dan Membangun Ulang (Bag.3)

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
19/09/2025
pada Insight
A A
0
membangun ulang
0
Dibagikan
39
Dilihat

Karena tak semua yang tumbuh layak dipertahankan. Saatnya membongkar dan membangun ulang.

Sebagian bisnis tak mati karena krisis. Ia perlahan melemah karena terus mempertahankan sesuatu yang sudah seharusnya disudahi.

Bukan karena tidak mampu, tapi karena tak mau. Takut menghadapi kejujuran yang menyakitkan bahwa sistem, pasar, bahkan tim yang dibangun selama ini… bisa jadi bukan lagi yang terbaik untuk tahap berikutnya.

Dan inilah bagian tersulit dari fase pasca-krisis. Bukan mencari pertumbuhan baru, tapi berdamai dengan kenyataan bahwa kita harus membongkar sebagian besar dari yang sudah kita bangun.

Baca Juga :
Ilusi Pertumbuhan Bisnis : Pertanyaan yang Sering Muncul dan Jawabannya (Bag. 2).

Menyetop untuk Menyusun Ulang

Terlalu banyak bisnis dan sibuk menyelamatkan yang tak lagi produktif.

Produk yang sudah tidak relevan, layanan yang menumpuk komplain, hingga cabang yang hanya hidup dari utang. Karena sayang. Karena merasa sudah telanjur.

Namun dalam fase kritis, menyetop bukan tanda menyerah. Ia adalah tanda kepemimpinan dengan berani melihat apa yang bisa dilanjutkan, dan apa yang harus ditinggalkan, demi kelangsungan hidup yang lebih sehat.

Memangkas Bukan Berarti Mengecil, Tapi Menajam

Tanya ulang!

Produk mana yang benar-benar dibutuhkan pasar?

Layanan mana yang membawa margin sehat?

Siapa pelanggan yang loyal dan benar-benar paham nilai yang kita bawa?

Sering kali, 20% produk membawa 80% profit.

Sisanya? Makan waktu, tenaga, biaya, dan hanya mengaburkan fokus.

Membangun ulang bukan berarti mundur. Tapi menajamkan arah.

Struktur Lama Tak Selalu Layak Dipertahankan

Restrukturisasi bukan tentang “PHK massal”.

Itu soal menyusun ulang ulang bagaimana keputusan dibuat, siapa yang bertanggung jawab pada apa, dan bagaimana informasi mengalir.

Tim kecil tapi solid bisa lebih efektif daripada struktur besar yang lambat dan saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah struktur ramping, sistem sederhana, dan peran yang jelas.

Bangun Ulang dengan Simulasi, Bukan Harapan

Optimisme penting. Tapi dalam fase membangun ulang, yang dibutuhkan adalah kalkulasi dingin. Simulasikan skenario realistis:

  • Cashflow bertahan 3 bulan, 6 bulan
  • Titik impas versi baru
  • Skenario terburuk, dan bagaimana cara menanggulanginya

Karena pemulihan tanpa simulasi hanyalah pengulangan ilusi.

Normal Baru Bukan “Seperti Dulu Lagi”

Ini jebakan umum dimana ada keinginan untuk “kembali ke masa sebelum krisis”. Padahal, bisa jadi masa itu justru penuh pemborosan dan pertumbuhan palsu.

Kini saatnya merancang ulang value proposition.

Fokus pada yang benar-benar dibutuhkan, bukan yang sekadar ramai.

Yang dibutuhkan sekarang bukan nostalgia melainkan arah baru yang lebih jujur.

Jalan Sepi adalah Jalan Nyata

Tak semua langkah pemulihan layak dijadikan konten. Kadang kita harus:

  • Menutup cabang
  • Mengurangi lini produk
  • Merelakan tim yang tak lagi relevan
  • Diam-diam membangun ulang dari bawah

Ini jalan yang sepi. Tapi nyata.

Karena bisnis bukan tentang panggung, tapi arah.

___

Membangun ulang bisnis adalah perjalanan yang lebih sunyi dari membangunnya pertama kali. Tapi justru di sanalah ketangguhan diuji:

Apakah kita cukup jujur melihat arah, cukup berani mengambil keputusan, dan cukup sabar membangun kembali… meski tanpa sorakan?

 

Penulis : Slamet Sucahyo
Editor : Moh. Rizqo

Tags: #leadership
Sebelumnya

Ilusi Pertumbuhan Bisnis : Pertanyaan yang Sering Muncul dan Jawabannya (Bag. 2).

Selanjutnya

Utang Produktif vs Konsumtif.  

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Kenapa Paragon Begitu Kuat dalam People Development.

paragon
oleh Piawai Bisnis
27/11/2025
0

Di balik produk-produk yang akrab di meja rias jutaan perempuan Indonesia seperti Wardah, Emina, dan Make Over ada satu kekuatan yang jarang dibicarakan...

SelengkapnyaDetails

Ketika Pengusaha Lupa Menekan Tombol On/Off.

tombol on off
oleh Piawai Bisnis
26/11/2025
0

Pada fase awal, pengusaha sering menjadi segalanya sekaligus: pendiri, penggerak lapangan, pemasar, sekaligus direktur. Semua berjalan karena fokusnya satu dan...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Hanya Tumbuh Sejauh Pemiliknya Mau Bertumbuh

pemiliknya bertumbuh
oleh Piawai Bisnis
05/11/2025
0

Ada satu kalimat yang mungkin terdengar sederhana, tapi menampar banyak pelaku usaha bisnis hanya tumbuh sejauh pemiliknya mau bertumbuh. Kalimat ini mudah...

SelengkapnyaDetails

Dilusi Saham. Ketika Kepemilikan Founder Menyusut Demi Pertumbuhan

dilusi saham
oleh Piawai Bisnis
30/10/2025
0

Dalam dunia bisnis, terutama di tahap-tahap awal pertumbuhan, ada satu momen yang sering membuat para founder terkejut, saat menyadari bahwa...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Itu Maraton, Bukan Sprint

bisnis maraton
oleh Piawai Bisnis
27/10/2025
0

“Dalam bisnis, bukan yang paling cepat yang bertahan, tapi yang paling mampu menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketepatan langkah.” -...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?