• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Kisah Kadir

Kopi, Obrolan, dan Visi yang Menyalakan Semangat

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
15/08/2025
pada Kisah Kadir
A A
0
kopi
0
Dibagikan
18
Dilihat

Sore itu, hujan turun pelan di Jember. Aroma kopi hitam memenuhi udara di warung kecil langganan Kadir. Meja mereka dipenuhi gelas kopi panas, piring gorengan, dan tumpukan kertas catatan. 

Kadir memandang timnya satu per satu. “Teman-teman,” ujarnya perlahan, “bisnis kita ini bukan cuma jual barang. Kita ini membantu orang hidup lebih mudah.” 

Awalnya, hening. Hanya terdengar bunyi sendok mengaduk kopi. Namun, beberapa detik kemudian, senyum mulai muncul. 

Seorang staf menimpali, “Kalau begitu, kita bisa tambah layanan antar biar pelanggan nggak repot.” Yang lain berkata, “Kemasan kita bisa dibuat lebih praktis, biar nggak makan tempat.” 

Hari itu, tanpa disadari, percakapan santai di warung kopi menjadi titik balik. Mereka pulang dengan semangat berbeda karena semua mulai paham ke mana mereka menuju. 

Kadir selalu mengingat satu prinsip ” Visi yang tidak terucap sama seperti peta yang disimpan di laci tak pernah menuntun perjalanan “.

 

Visi yang Baik Lahir dari Niat Tulus

Visi bukan sekadar rangkaian kata manis di slide presentasi. Ia adalah kompas yang mengarahkan setiap langkah tim. Kadir tahu, menyampaikan visi harus lahir dari niat tulus, bukan sekadar “tugas” pemimpin. 

  • Memikirkan kepentingan bersama bukan ego pribadi atau ambisi yang mengabaikan tim. 
  • Memilih kata-kata yang membangun mengundang orang untuk ikut berjuang, bukan membuat mereka merasa terpaksa. 
  • Memilih momen yang tepat kadang, warung kopi lebih efektif daripada ruang rapat mewah. 

Visi yang lahir dari hati akan lebih mudah masuk ke hati orang lain.

 

Visi yang Benar Berdiri di Atas Realitas 

Banyak pemimpin terjebak dalam “mimpi indah” yang terlalu jauh dari kemampuan tim. Kadir tidak ingin terjebak di sana. Visi yang benar, menurutnya, harus: 

  • Selaras dengan kekuatan inti dan nilai tim. 
  • Berdasarkan data dan peluang nyata. 
  • Disertai langkah-langkah realistis. 

Ia pernah mendengar cerita startup logistik yang mendeklarasikan visi “Menjadi pengiriman terbesar di Asia dalam 2 tahun”  padahal modal pas-pasan, strategi belum matang. Alih-alih memotivasi, visi itu justru jadi bahan candaan internal. 

Kadir belajar, visi tanpa pijakan pada realitas hanya akan memicu kekecewaan.

 

Visi yang Jelas Mudah Diingat dan Dijalankan 

 Visi yang terlalu panjang, penuh jargon, dan membingungkan akan hilang begitu saja dari pikiran tim. Kadir memilih satu kalimat yang sederhana: 

“Kita membantu orang hidup lebih mudah.” 

Kalimat ini ia ulang di setiap kesempatan dari rapat, obrolan santai, hingga pesan WhatsApp. Akibatnya, semua anggota tim tidak hanya hafal, tapi juga tahu bagaimana menerjemahkannya dalam pekerjaan sehari-hari.

Ulangi visi sampai menjadi bagian dari budaya, bukan sekadar kalimat hafalan.

 

Ketika Visi Tersampaikan dengan Baik 

Ketika visi disampaikan dengan baik, benar, dan jelas, dampaknya terasa di seluruh organisasi: 

1. Keselarasan arah, semua bergerak ke tujuan yang sama.
2. Energi kolektif, setiap anggota tim termotivasi karena tahu “mengapa” mereka bekerja.
3. Ketahanan saat krisis, visi menjadi kompas ketika badai datang. 

Bagi Kadir, visi bukan cuma apa yang ingin dicapai, tapi juga kenapa mereka berjuang. 

Kadir menatap pembaca dengan senyum tipis, lalu bertanya “Kalau saya tanya tim Anda, ‘Apa visi kita?’, apakah mereka akan menjawab hal yang sama, dengan semangat yang sama?” 

Jika jawabannya tidak, mungkin visi Anda masih terkunci di laci. 

Dan seperti peta yang tak pernah dibuka, ia tak akan menuntun perjalanan siapa pun. 

Visi adalah cahaya di kejauhan. Tetapi cahaya itu hanya bermanfaat jika Anda menunjukkannya kepada semua orang, menjelaskan arahnya, dan mengajak mereka berjalan bersama. 

 

-SCU & MRP-

Tags: #strategi
Sebelumnya

Kadir, Kebijakan, dan Kebijaksanaan

Selanjutnya

Perbedaan Loss dan Potential Loss.

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Cepat Ramai, Cepat Hilang

cepat ramai
oleh Piawai Bisnis
21/09/2025
0

Di suatu pagi yang biasanya penuh semangat, Kadir justru termenung di ruang kerjanya. Angka-angka penjualan bulan itu terpampang jelas di...

SelengkapnyaDetails

Pak Anwar dan Makna Tanggung Jawab Sejati

tanggung jawab
oleh Piawai Bisnis
12/09/2025
0

Di ruang rapat sederhana yang hari itu disulap menjadi aula kecil, seluruh karyawan berkumpul. Suasana hangat terasa saat Kadir, direktur...

SelengkapnyaDetails

Saya Tidak Pernah Memecat Karyawan.

memecat
oleh Piawai Bisnis
28/08/2025
0

Malam itu, Kadir menerima undangan istimewa. RT sebelah sedang merayakan HUT Republik Indonesia ke-80. Tidak seperti RT kebanyakan, komplek ini...

SelengkapnyaDetails

Clarity is kindness.

clarity
oleh Piawai Bisnis
28/08/2025
0

Seandainya orang bisa membaca pikiran, Kadir mungkin tak perlu repot-repot menjelaskan panjang lebar. Tak perlu memberi arahan detail. Tak perlu...

SelengkapnyaDetails

Senyum Tulus, Layanan Berkelas: Pelajaran Bisnis dari BCA

senyum
oleh Piawai Bisnis
26/08/2025
0

Suatu pagi, Abdul kembali mengantar anaknya ke cabang BCA. Ini sudah yang kedua kalinya dalam sebulan. Aktivasi mobile banking anaknya...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?