• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Insight

Mahalnya Sebuah Komunikasi.

Karena menyampaikan dengan baik selalu lebih murah daripada memperbaiki yang sudah rusak

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
14/09/2025
pada Insight
A A
0
Komunikasi
0
Dibagikan
7
Dilihat

Di setiap organisasi bisnis baik skala besar atau kecil, lama atau baru konflik itu hal yang wajar. Tapi sering kali, masalah bukan muncul karena perbedaan pendapat, melainkan karena komunikasi yang tidak berjalan dengan baik.

Pesan yang tidak jelas, instruksi yang membingungkan, atau informasi yang tidak lengkap bisa jadi sumber salah paham. Dan dari situlah muncul konflik, gesekan, bahkan kerugian yang semuanya mahal harganya.

Setiap konflik yang tumbuh dari komunikasi yang lemah, memunculkan ongkos yang amatlah mahal antara lain :

Kerugian Finansial

Kesalahan komunikasi bisa bikin proyek gagal, target meleset, atau muncul biaya tak terduga. Contohnya, proyek yang penyelesaiannya melewati batas waktu yang disepakati, karena tim tidak sepaham dengan instruksi leader berujung menjadi kerugian finansial karena terkena penalty.

Buang-buang Waktu

Konflik internal yang muncul karena miskomunikasi membuang waktu produktif untuk klarifikasi, mediasi, dan perbaikan. Waktu yang seharusnya dipakai untuk kerja produktif malah habis untuk klarifikasi, rapat tambahan, atau revisi yang berulang.

Kuras Energi

Tim jadi lelah secara mental karena harus terus menjelaskan ulang, meluruskan miskomunikasi, atau menghadapi drama yang sebenarnya bisa dicegah. Sebagai contoh terjadi kesalahan dalam pernyataan di publik sehingga harus dilakukan klarifikasi, padahal semua itu bisa dicegah kalau koordinasinya bagus dari awal.

Merusak Hubungan & Emosi

Nada bicara yang salah atau komunikasi yang kurang empatik bisa menyakiti perasaan dan menurunkan semangat kerja. Contohnya rengganggnya hubungan antar tim akibat miskomunikasi sehingga kerja sama melemah dan hasil kerja memburuk.

Menjatuhkan Reputasi

Dalam skala besar, miskomunikasi bisa mencoreng reputasi perusahaan atau bahkan menyebabkan krisis. Contoh kasusnya pernyataan publik yang tidak tepat dalam merespon komplain sehingga menurunkan reputasi dan kepercayaan dan berujung menurunnya performa bisnis dalam jangka panjang. Contoh lain Ketidaksesuaian antara janji pemasaran dan layanan sehingga berdampak kehilangan kepercayaan pelanggan.

Menjaga komunikasi bukan tugas satu orang karena itu budaya. Dan budaya yang sehat, menghasilkan bisnis yang bertahan. 

 

Sehingga penting mencanangkan beberapa program yang efektif dan solutif sebagai upaya meminimalisir potensi konflik.

Budayakan Komunikasi Terbuka dan Dua Arah

Komunikasi efektif bukan hanya soal menyampaikan, tapi juga membuka ruang untuk mendengar. Dalam organisasi yang sehat, semua level individual harus merasa aman untuk bertanya, mengklarifikasi, atau memberikan pendapat.

Implementasikan Komunikasi Asertif dan Empatik

Komunikasi asertif artinya menyampaikan pendapat secara lugas tanpa menyerang. Sedangkan empatik berarti memahami perasaan atau perspektif lawan bicara. Keduanya membentuk komunikasi yang jelas namun tetap menjaga hubungan. Landasan yang penting yang melingkupi keduanya adalah saling meletakan ego pribadi untuk berfokus pada kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan organisasi.

Gunakan Media Komunikasi yang Tepat

Tidak semua hal bisa disampaikan lewat pesan teks. Topik sensitif, strategis, atau yang butuh klarifikasi langsung sebaiknya dibahas lewat tatap muka atau video call. Chat cocok untuk konfirmasi atau info singkat. Media komunikasi yang tidak tepat berpontensi melemahkan pemahaman dan memperbesar peluang miskomunikasi.

Pastikan Tim Paham

Banyak pemimpin mengira informasi sudah dipahami, padahal hanya tersampaikan. Evaluasi bukan hanya untuk menguji pengetahuan, tapi juga memastikan semua pihak menafsirkan informasi dengan cara yang sama. Kesalahan pemahaman terhadap memperbesar potensi timbulnya ongkos-ongkos yang tidak perlu. 

Dokumentasikan Keputusan

Komunikasi lisan rentan dilupakan, disalahartikan, atau diputarbalikkan. Dokumentasi membantu menjaga kejelasan dan akuntabilitas, terutama dalam proyek lintas divisi atau keputusan strategis. Dokumentasi sangat penting untuk dasar evaluasi sehingga menjadi landasan continous improvement dalam hal komunikasi dan koordinasi antar lini. Lebih lagi dokumentasi ini adalah salah indikator penilaian apakah manajemen sudah dalam kategori baik atau belum.

Komunikasi yang buruk tidak selalu terasa di awal tapi perlahan, ia menggerogoti produktivitas, merusak kepercayaan, dan menelan biaya yang sangat mahal.

Maka sebelum konflik membesar, mari perkuat komunikasi. Karena seringkali, menyampaikan dengan baik jauh lebih murah daripada memperbaiki yang sudah rusak.

 

Penulis : Moh. Rizqo
Editor : Moh. Rizqo

Tags: #leadership
Sebelumnya

Jaga Energi, Jaga Lingkaran.

Selanjutnya

Cepat Boleh, Hancur Jangan – Saat Kecepatan Butuh Sistem, Bukan Emosi.

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Kenapa Paragon Begitu Kuat dalam People Development.

paragon
oleh Piawai Bisnis
27/11/2025
0

Di balik produk-produk yang akrab di meja rias jutaan perempuan Indonesia seperti Wardah, Emina, dan Make Over ada satu kekuatan yang jarang dibicarakan...

SelengkapnyaDetails

Ketika Pengusaha Lupa Menekan Tombol On/Off.

tombol on off
oleh Piawai Bisnis
26/11/2025
0

Pada fase awal, pengusaha sering menjadi segalanya sekaligus: pendiri, penggerak lapangan, pemasar, sekaligus direktur. Semua berjalan karena fokusnya satu dan...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Hanya Tumbuh Sejauh Pemiliknya Mau Bertumbuh

pemiliknya bertumbuh
oleh Piawai Bisnis
05/11/2025
0

Ada satu kalimat yang mungkin terdengar sederhana, tapi menampar banyak pelaku usaha bisnis hanya tumbuh sejauh pemiliknya mau bertumbuh. Kalimat ini mudah...

SelengkapnyaDetails

Dilusi Saham. Ketika Kepemilikan Founder Menyusut Demi Pertumbuhan

dilusi saham
oleh Piawai Bisnis
30/10/2025
0

Dalam dunia bisnis, terutama di tahap-tahap awal pertumbuhan, ada satu momen yang sering membuat para founder terkejut, saat menyadari bahwa...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Itu Maraton, Bukan Sprint

bisnis maraton
oleh Piawai Bisnis
27/10/2025
0

“Dalam bisnis, bukan yang paling cepat yang bertahan, tapi yang paling mampu menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketepatan langkah.” -...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?