• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Kisah Kadir

Bangun kepercayaan, bukan sekadar perhatian.

Ketika Personal Branding Berbalik Menjadi Bumerang 

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
10/07/2025
pada Kisah Kadir
A A
0
kepercayaan
0
Dibagikan
11
Dilihat

“Jam segini biasanya ada update story…”
Begitu kata Soni, sambil membuka WhatsApp-nya. Sudah hampir seminggu tidak ada kabar dari Kadir. Tidak ada video meeting, tidak ada pamer project, tidak ada testimoni klien yang diunggah. Sepi. 

Padahal biasanya, cukup buka story WA atau IG, semua orang tahu Kadir sedang apa, di mana, dan dengan siapa. Tapi kali ini berbeda.

Baca Juga :
Jono dan Jebakan Ambisi

Kisah yang Dimulai dari Ambisi Personal Branding

“Jadi gini Dir, kamu harus menunjukkan siapa kamu, apa kesibukanmu, kamu sedang apa dan di mana, sama siapa. Ini penting biar personal branding kamu cepat naik,” ujar Jarwo, senior Kadir di organisasi kampus, yang kini menjadi influencer lokal dengan ribuan pengikut loyal. 

Kadir mendengar nasihat itu dan langsung tancap gas. Hampir semua momen kerja dijadikan konten. Meeting dengan tim? Diunggah. Ketemu klien? Disyuting. Sesi produksi? Direkam. Bahkan testimoni supplier atau vendor kadang dimasukkan dalam satu frame, lengkap dengan narasi inspiratif. 

Awalnya berhasil.
Nama Kadir mulai dikenal di komunitas bisnis lokal. Ia jadi sering diundang sharing, diajak kolaborasi, dan dinilai sebagai “pengusaha muda yang transparan dan aktif”. Sampai semuanya berbalik arah. 

Ketika Story Tanpa Izin Jadi Senjata Makan Tuan 

Hari itu, Kadir mengadakan meeting dengan salah satu supplier utama. Pembahasan cukup sensitif terkait soal harga, stok, hingga distribusi. Dalam semangat membangun narasi kesuksesan, Kadir merekam sebagian suasana meeting, lalu mengunggahnya ke story dengan caption motivasional. 

Satu jam setelah unggahan itu tayang, telepon masuk. Bukan dari pelanggan, tapi dari tim legal supplier tersebut. Mereka menyampaikan keberatan resmi, Konten yang diunggah mengandung informasi internal dan diambil tanpa izin. 

Tak lama, somasi pun dikirim.. Sungguh hal yang diluar perkiraan Kadir. Kenapa jadi begini ya?  

Belajar dari Kesalahan. Personal Branding Bukan Ajang Pamer Segalanya. 

Apa yang dilakukan Kadir memang diniatkan baik. Ia hanya ingin “mengajak orang belajar dari proses” dan “menunjukkan kerja keras timnya”. 

Namun, ia lupa satu hal penting dalam dunia profesional:
Tidak semua hal boleh ditayangkan. Dan tidak semua orang setuju untuk ditampilkan. 

Banyak pelaku usaha muda yang terjebak dalam semangat “konten adalah segalanya”, sampai lupa etika dasar bisnis: 

  • ⁠ ⁠Minta izin sebelum merekam orang lain.
  • ⁠ ⁠Jangan menayangkan informasi strategis atau sensitif.
  • ⁠ ⁠Hargai ruang privat mitra kerja, klien, dan tim internal.

Ketika “Diam” Lebih Bijak daripada “Update Tiap Saat” 

Sejak kejadian itu, Kadir memilih rehat dari hingar-bingar story. 

Ia lebih fokus membenahi SOP komunikasi eksternal di bisnisnya, termasuk menyusun form izin tayang dan meninjau ulang konten yang akan dipublikasikan. 

Kadir sadar, personal branding bukan tentang seberapa sering muncul, tapi seberapa tepat dan etis kita hadir di ruang publik. 

Dan hari ini, ketika Soni membuka WhatsApp dan tak lagi melihat story Kadir, ia tak lagi heran. Karena kadang, diam pun bisa jadi bentuk profesionalisme yang paling kuat. 

Jika Anda sedang membangun personal branding untuk bisnis, ingat, Bangun kepercayaan, bukan sekadar perhatian. 

Karena di era serba digital ini, story yang salah bisa berakhir jadi cerita hukum yang panjang. 

Penulis : Slamet Sucahyo
Editor : Moh. Rizqo

Tags: #leadership
Sebelumnya

Jono dan Jebakan Ambisi

Selanjutnya

Kenapa Mie Gacoan Tidak Buka Outlet Kecil-Kecil?

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Cepat Ramai, Cepat Hilang

cepat ramai
oleh Piawai Bisnis
21/09/2025
0

Di suatu pagi yang biasanya penuh semangat, Kadir justru termenung di ruang kerjanya. Angka-angka penjualan bulan itu terpampang jelas di...

SelengkapnyaDetails

Pak Anwar dan Makna Tanggung Jawab Sejati

tanggung jawab
oleh Piawai Bisnis
12/09/2025
0

Di ruang rapat sederhana yang hari itu disulap menjadi aula kecil, seluruh karyawan berkumpul. Suasana hangat terasa saat Kadir, direktur...

SelengkapnyaDetails

Saya Tidak Pernah Memecat Karyawan.

memecat
oleh Piawai Bisnis
28/08/2025
0

Malam itu, Kadir menerima undangan istimewa. RT sebelah sedang merayakan HUT Republik Indonesia ke-80. Tidak seperti RT kebanyakan, komplek ini...

SelengkapnyaDetails

Clarity is kindness.

clarity
oleh Piawai Bisnis
28/08/2025
0

Seandainya orang bisa membaca pikiran, Kadir mungkin tak perlu repot-repot menjelaskan panjang lebar. Tak perlu memberi arahan detail. Tak perlu...

SelengkapnyaDetails

Senyum Tulus, Layanan Berkelas: Pelajaran Bisnis dari BCA

senyum
oleh Piawai Bisnis
26/08/2025
0

Suatu pagi, Abdul kembali mengantar anaknya ke cabang BCA. Ini sudah yang kedua kalinya dalam sebulan. Aktivasi mobile banking anaknya...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version