• Masuk
Piawai Bisnis
Advertisement
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Piawai Bisnis
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
Beranda Insight

Investor Mundur Bukan Karena Angka, Tapi Karena Hal yang Tak Terlihat

Piawai Bisnis oleh Piawai Bisnis
14/09/2025
pada Insight
A A
0
investor
0
Dibagikan
12
Dilihat

Kadang bukan strategi yang salah. Tapi caranya memaksakan strategi.

Among yakin ekspansi adalah jalan terbaik. Bisnis mereka sedang ramai, perhatian publik meningkat, dan rasanya sekarang adalah momentum yang tak boleh dilewatkan. Maka ia mengumpulkan semua orang, tim internal, komisaris, bahkan investor.

Di meja bundar itu, Among bersuara paling keras. “Kita butuh tambahan modal untuk buka cabang baru. Sekarang atau tidak sama sekali.”

Tapi Jamal, salah satu komisaris senior, angkat tangan. Ia tidak setuju. Baginya, masalah internal lebih genting. Beberapa unit bisnis sedang retak secara operasional. Sistem belum tertata. SDM belum solid. “Ekspansi dalam kondisi begini hanya akan memperbesar masalah,” ujarnya tenang.

Among tersinggung. Ia menatap investor utama mereka, Bos Amri, dan mencoba meyakinkannya langsung. Sambil tersenyum ia berkata, “Itu hanya gesekan kecil. Biasa di perusahaan yang sedang bertumbuh. Kita ini sedang dalam masa keemasan.”

 

Tapi Bos Amri tak mudah diyakinkan. Maka ia mengirim orang kepercayaannya: Parto.

Parto ditugaskan melihat lebih dekat. Ia bukan auditor, bukan pula konsultan. Tapi pengalaman dan instingnya tajam. Ia duduk di ruang meeting. Ia ikut mendengarkan presentasi. Ia berbincang dengan para manajer unit. Ia diam saat Among memamerkan strategi branding dan “data pertumbuhan.”

Tapi Parto tak hanya menilai dari angka.

Ia mengamati sesuatu yang lebih halus, gaya komunikasi Among yang manipulatif, narasi besar yang tak didukung data lapangan, suasana tim yang terpecah antara loyalitas dan ketakutan.

Setelah seminggu menyelam, Parto membuat catatan yang ringkas untuk Bos Amri:

“Perusahaan ini tumbuh, tapi di dalamnya rapuh. Jika diteruskan, uang kita akan hilang bukan karena pasar, tapi karena ego manajemen.”

 

Bos Amri mundur. Dana ditarik. Ekspansi batal. Tim panik.

Among berusaha membalikkan keadaan. Ia menyalahkan laporan Parto, menyusun ulang presentasi, dan mengadakan “meeting klarifikasi.” Tapi semuanya sudah terlambat. Investor sudah melihat apa yang tidak bisa ditutupi oleh cerita.

Bukan laporan keuangan yang membuat investor mundur.

Bukan pula kompetitor atau penjualan yang stagnan.

Tapi budaya internal yang goyah, kepemimpinan yang keras kepala, dan sikap yang mengabaikan peringatan dari dalam.

 

Dalam dunia nyata, investor tidak hanya membaca angka. Mereka membaca situasi, energi tim, dan karakter pemimpinnya. Mereka tahu, angka bisa dimanipulasi, tapi budaya kerja dan integritas manajemen sulit dipoles.

Yang dianggap “hal sepele” seperti komunikasi yang tertutup, keputusan yang tidak kolaboratif, atau narasi kosong tanpa aksi, justru bisa menjadi alasan utama investor mundur.

Karena sesungguhnya, yang dicari investor bukan pertumbuhan cepat. Tapi pertumbuhan yang kuat.

 

Penulis : Slamet Sucahyo
Editor : Moh Rizqo

Tags: #strategi
Sebelumnya

Ada Peluang Awas Hilang.

Selanjutnya

Etika Bisnis Sudah Gak Penting Lagi. 

Piawai Bisnis

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Terkait Pos

Kenapa Paragon Begitu Kuat dalam People Development.

paragon
oleh Piawai Bisnis
27/11/2025
0

Di balik produk-produk yang akrab di meja rias jutaan perempuan Indonesia seperti Wardah, Emina, dan Make Over ada satu kekuatan yang jarang dibicarakan...

SelengkapnyaDetails

Ketika Pengusaha Lupa Menekan Tombol On/Off.

tombol on off
oleh Piawai Bisnis
26/11/2025
0

Pada fase awal, pengusaha sering menjadi segalanya sekaligus: pendiri, penggerak lapangan, pemasar, sekaligus direktur. Semua berjalan karena fokusnya satu dan...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Hanya Tumbuh Sejauh Pemiliknya Mau Bertumbuh

pemiliknya bertumbuh
oleh Piawai Bisnis
05/11/2025
0

Ada satu kalimat yang mungkin terdengar sederhana, tapi menampar banyak pelaku usaha bisnis hanya tumbuh sejauh pemiliknya mau bertumbuh. Kalimat ini mudah...

SelengkapnyaDetails

Dilusi Saham. Ketika Kepemilikan Founder Menyusut Demi Pertumbuhan

dilusi saham
oleh Piawai Bisnis
30/10/2025
0

Dalam dunia bisnis, terutama di tahap-tahap awal pertumbuhan, ada satu momen yang sering membuat para founder terkejut, saat menyadari bahwa...

SelengkapnyaDetails

Bisnis Itu Maraton, Bukan Sprint

bisnis maraton
oleh Piawai Bisnis
27/10/2025
0

“Dalam bisnis, bukan yang paling cepat yang bertahan, tapi yang paling mampu menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketepatan langkah.” -...

SelengkapnyaDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Piawai Bisnis

Platform Belajar Pengembangan Bisnis. Kami bukan sekedar berbagi ilmu, kami ingin menumbuhkan cara berpikir baru. Selamat datang di ruang belajar yang tidak menggurui.

Kategori

  • Analisis (9)
  • Insight (71)
  • Kisah Kadir (23)
  • Tips Praktis (8)

Arsip

  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Tampilkan seluruh hasil
  • Home
  • Insight
  • Tips Praktis
  • Kisah Kadir
  • Analisis
  • Store

© 2025 Piawai Bisnis - Platform Belajar Manajemen Bisnis.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version